Detail BERITA

Angeline Freshbi Chesa Halim dan Anglila Siddha Paramarthastri Persembahkan Emas LKIR 2018

Angeline Freshbi Chesa Halim dan Anglila Siddha Paramarthastri Persembahkan Emas LKIR 2018

15 Nopember 2018 Sumarjiono, S.Pd. Dibaca : 178 Kali

Ajang lomba penelitian merupakan tantangan peneliti dengan berbagai inovasi untuk menguji keilmuan agar dimanfaatkan khalayak sesuai tuntutan zaman. Kejelian peneliti menemukan permasalahan  dan memberikan solusi terbaik. Kompleksitas permasalahan dalam kehidupan menjadi sumber penelitian yang tidak ada habisnya. Berawal dari pertemuan dengan orang tua siswa di sebuah sekolah luar biasa yang mengeluhkan biaya yang mahal untuk terapi anaknya. Terapi seharusnya dilakukan rutinitas menjadi terhambat karena masalah biaya. Hal ini yang menginspirasi Angeline Freshbi Chesa Halim dan Anglila Siddha Paramarthastri keduanyta dalah siswa kelas XII MIPA SMA Negeri 8 Yogyakarta.

            Chesa dan Lila sapaan akrab keduanya kemudian mencari data di Badan Pusat Statistik. Data yang diperoleh sangat mengejutkan karena ada 140.000 anak autis di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut tidak seimbang dengan jumlah terapis yang tersedia. Data dari Spire Research and Consulty bahkan menyebutkan ada 400.000 Anak Berkebutuhan Khusus yang 35% adalah anak autis. Perjuangan keduanya berlanjut dengan bimbingan sains melalui Sagasitas Research Competition Povinsi DIY. Untuk memperoleh data penelitian tidak semudah yang diharapkan karena sebagian besar orang tua ABK tidak mudah dijadikan populasi penelitian dengan berbagai alasan sibuk dan malu menceritakan kondisi anaknya. Hasil penelitian diikutkan dalam berbaga lomba diantaranya National Young Inovation Awards (NYIA), Lomba Penelitian Belia Provinsi DIY namun belum membuahkan hasil sesuai harapan. Barulah pada Lomba Karya Ilmiah Remaja ke-50 di Jakarta mendapat pengakuan dari Juri dan meraih medali emas. LKIR berlangsung 1 – 4 November 2018 di Indonesia Convention Exhibition. Penelitian yang diberi nama Terapi Autisme Online (TEMEN) akhirnya dinobatkan sebagai Juara 1 berhak atas medali emas dan uang pembinaan bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) mengalahkan 14 finalis dari 700 proposal yang diajukan ke LIPI. Selain IPSK yang dilombakan Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT), Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) dan Ilmu Pengetahuan  Kebumian dan Kelautan (IPK).

Ezra Putranda Setiawan, S.Si selaku pembimbing penelitian mengungkapkan bahwa ujicoba aplikasi TEMEN berbasis video ini perlu sosialisasi lebih lanjut karena pada saat penelitian terkendala tidak semua SLB dan subjek anak autis mau dilibatkan. “Kami berharap dan minta doa restu, penelitian TEMEN rencana akan diikutkan dalam lomba INTEL ISEF sekitar bulan Mei 2019 di Amerika setelah melalui seleksi di Bogor dalam bulan November 2018 ini dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi ABK untuk meningkatkan kemampuan kognitif dasar anak autis dalam hal mengenal dan melafalkan angka serta huruf, ,”  jelas Chesa dan Lila. ~AJ_delayota~




KOMENTAR

BERITA LAINNYA

» Indeks

SMAN 8 Yogyakarta VOTES

Apkah website ini bagus?





Lihat Hasil

BANNER

PRESTASI

  • Chesa dan Lila Persembahkan Medali Emas LKIR 2018
  • Prananda Atha Yudanto dan Zalsabila Purnama Raih Medali Emas OPSI 2018


KATEGORI



YAHOO MESSANGER