Eight for All: Menabung Bersama, Berbagi untuk Sesama


Pandemi Covid-19 belum usai. Bahkan masih mengalami peningkatan. Tak pelak, berdampak besar bagi masyarakat. Kesehatan, pendidikan, dan ekonomi perlu perhatian. Butuh upaya bersama, bahu-membahu saling bantu. Dukungan moril maupun materiil peluang pelajar beri kontribusi. Aksi nyata berbagai cara diantaranya lewat donasi.

SMA Negeri 8 Yogyakarta, baru-baru ini adakan galang dana bertajuk “Eight for All: 8 Hari Delayota untuk Semua”. Kegiatan tindak lanjut dari Delayota Peduli, yang dilaksanakan April lalu. Eight for All menarik dan unik. Penggalangan dana dilakukan melalui gerakan menabung bersama selama 8 hari dilaksanakan dari rumah. Program ini berlangsung mulai 26 Agustus hingga akhir September. Dana dikumpulkan secara periodik pada hari ke delapan kepada panitia secara offline maupun online.

Rayhan Abrar selaku ketua OSIS menjelaskan terkait kegiatan siswa.  “Eight for All bertujuan membangun jiwa hemat dan kepedulian siswa serta pembiasaan menabung namun kegiatan ini bersifat sukarela,” jelas Rayhan kepada tim jurnalistik Delayota. Nantinya, hasil penggalangan dana disalurkan pada masyarakat dan UMKM. Berupa bantuan sembako dan masker kesehatan.   

Kegiatan yang diinisasi OSIS dan MPK SMA Negeri 8 Yogyakarta ini mendapat sambutan hangat dan dukungan dari warga sekolah, guru maupun siswa. Hal itu terlihat dari antusiasisme siswa pada pengumpulan perdana 1 September dilaksanakan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid 19. “Mayoritas siswa turut berpartisipasi. Penggalangan dana secara offline bertempat di sekolah sesuai jadwal setiap kelas untuk menghindari kerumunan sedangkan secara online menggunakan aplikasi uang elektronik,” jelas siswa kelas XII MIPA 5 ini.

Gerakan Delayota Peduli dan Eight for All diharapkan dapat menginspirasi para pelajar. Di tengah keterbatasan yang ada, tidak menghentikan langkah untuk saling berbagi. “Kami berharap, Delayota menjadi “the inspiring school” bagi siswa untuk berbagi, peka terhadap lingkungan, dan produktif. Tetap memanfaatkan teknologi dan mematuhi protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah,” jelas Rayhan Abrar. Rangkaian program Delayota Peduli akan terus berjalan hingga pandemi Covid-19 mereda, tambahnya. (*)

                                                                                                Oleh : Najma Alya Jasmine

                                                                                                        Kelas 12 IPS, SMA Negeri 8 Yogyakarta