Olah Raga Banyak Pilihan


Olah raga sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Menjaga kesehatan merupakan salah satu tujuan berolah raga selain penyaluran hobi,hiburan dan prestasi. Pembiasaan olah raga sebaiknya ditanamkan sejak dini pada setiap anak. Olah raga yang teratur akan meningkatkan daya tahan tubuh. Walaupn sebagian orang masih ragu durasi ideal untuk olah raga. Secara proporsional sebenarnya olah raga disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Saat ini di tengah masa pandemi olah raga menjadi sebuah pilihan bijak. Ketika sebagian besar orang mentaati anjuran untuk beraktivitas di rumah saja sekaligus mendukung social distancing maka olah raga menjadi solusi yang digemari. Anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), olahraga dapat dilakukan 30 menit. Tatkala olahraga dengan terpapar sinar matahari, rentang waktu 15 sampai 20 menit terbilang cukup.

Berdasarkan imbauan Anggota Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro ada lima hal yang sebaiknya diperhatikan ketika melakukan olah raga saat ini. Pertama, olah  raga sebaiknya dilakukan tanpa berpindah tempat atau olahraga dilakukan dengan posisi sejajar berjarak minimal 2 meter dari orang lain. Kedua, untuk olah raga jalan kaki, usahakan jaraknya 5 meter dari orang di depannya. Berikutnya, bagi yang hendak berlari, sebaiknya menjaga jarak mencapai 10 meter dari orang di depannya. Jaga jarak juga berlaku bagi mereka yang ingin bersepeda, minimal 20 meter dari orang di depannya. Kelima, setelah berolahraga, iselalu segera cuci tangan, mandi, ganti pakaian, dan bersihkan alat olahraga serta barang bawaan kita seperti handphone, kacamata, tas dengan cairan disinfektan. Saat ini kalau kita perhatikan di jalan-jalan lalu lalang pesepeda atau komunitas goweser. Olah raga bersepeda sedang menjadi trend bagi banyak orang dan dilakukan setiap waktu tidak hanya pagi hari namun malam hari juga.

Ada banyak pilihan untuk olah raga. Akhirnya kembali pada diri masing-masing memilih jenis olah raga yang cocok. Pemilihan disesuaikan dengan situasi kondisi, kebutuhan bahkan biaya. Prinsipnya olah raga sangat baik dilakukan secara proporsional dan tidak berlebihan. Mari kita budayakan olah raga untuk menjaga kesehatan. Bukankah benar ungkapan yang mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Olah raga salah satu upaya untuk mencegah masuknya penyakit ke dalam tubuh dengan memiliki daya tahan yang tinggi. Salam olah raga. :)

                                                         Penulis : Sumarjiono, S.Pd. Del's teacher.