Jaga Sehat Prokes Ketat


Sekolah sebagai penyedia layanan publik dalam pendidikan membuka peluang terjadinya interaksi dengan segala lapisan masyarakat. Kebijakan pemerintah dengan pembelajaran jarak jauh sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan siswa, guru dan tenaga kependidikan. Penerapan jam kerja melalui kebijakan work from home dan work from office membutuhkan kebijakan sekolah dalam mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran virus pandemi ini. 

"Langkah sekolah supaya guru dan tenaga kependidikan tetap tenang melaksanakan ketugasan di sekolah serta upaya menjaga kesehatan bersama maka diambil kebijakan memperketat protokol kesehatan diantaranya bagi siapa saja yang masuk dan keluar sekolah wajib diukur suhu badan," tegas Sri Suyatmi, S.Pd. Kepala SMA Negeri 8 Yogyakarta saat ditemui di ruang guru usai pendampingan guru-guru melaksanakan pembelajaran jarak jauh beberapa waktu yang lalu.

Secara terpisah petugas security sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan tamu maupun warga sekolah menyambut kebijakan itu dengan penuh antusias. "Prosedur kesehatan pengecekan suhu badan dengan thermo gun ini tanpa kendala dan disambut dengan kooperatif oleh seluruh warga sekolah maupun tamu yang datang karena ada keperluan di sekolah," ujar Yeri salah satu petugas security di sela-sela bertugas di pos gardu pintu gerbang sekolah.  

Upaya menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama serta kesadaran masing-masing dengan menerapkan pola hidup sehat sesuai sosialisasi dari dinas kesehatan maupun pemerintah. Harapannya upaya menjaga kesehatan inipun dilakukan oleh lembaga-lembaga serta instansi yang lain. Termasuk juga dalam penyediaan fasilitas yang memadai selain pengukuran suhu badan juga pemakaian masker standar kesehatan medis serta sarana cuci tangan tanpa bersentuhan dengan alat yang digunakan oleh banyak orang. 

 

~MRJ~