Senin, 15-07-2024
  • Selamat Datang Di SMAN 8 Yogyakarta, The Inspiring School Of Jogja

Delayota Kibarkan Merah Putih Menang di Penang, Malaysia

Siswa SMA Negeri 8 Yogyakarta menambah deretan prestasi dalam kompetisi yang diikuti di luar negeri. Sebuah kompetisi bertajuk “The 13th Regional Congress: Search for SEAMEO Young Scientist 2024” yang diselenggarakan oleh SEAMEO Recsam tanggal 10-14 Juni 2024 lalu di Penang, Malaysia menjadi salah satu bukti bahwa Delayota memiliki potensi yang layak diperhitungkan di mancanegara. Pada kompetisi tersebut, sejumlah medali diberikan SEAMEO RECSAM kepada para tim yang memenangkan berbagai kategori. SMA Negeri 8 Yogyakarta menjadi bagian dari 11 tim dari jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah yang mewakili Indonesia sebagai salah satu negara anggota SEAMEO RECSAM .

Beragam kategori penghargaan yang diperebutkan pada ajang the 13th Regional Congress: Search for SEAMEO Young Scientist 2024 terdiri dari Most Promising Young Scientist Award, Outstanding Award (Project Report, Presentation, Project Exhibit), Special Award (Benefit (s) to the Community, Educational Potential, Application of STEM and One Healt, Creativity and Innovation). SMA Negeri 8 Yogyakarta yang biasa dikenal dengan Delayota (Delapan Yogyakarta) berhasil mengibarkan bendera merah putih untuk hasil yang mengagumkan melalui proyek CETAFILT: Development of Microplastic Filters Inspired by the Behaviour of Baleen Whales (Mysticetes). Duta Delayota beranggotakan siswa (Raisah Kirana Candra, dan Khansa Nabila Zahrani) serta guru pendamping (Dr. Sri Utari, M.Pd.Si) memenangkan kategori Special Award for the Application of STEM Concept, dan meraih silver certificate dan RM 300 cash money.

Peneliti muda Delayota Raisah Kirana Candra dan Khansa Nabila Zahrani pada kongres ke-13 ini, berhasil meloloskan proyek penelitian penyaringan air bersih. Proyek penelitian bertajuk CETAFILT: Development of Microplastic Filters Inspired by the Behavior of Baleen Whales (Mysticetes) ini menghasilkan filter mikroplastik inovatif yang berguna untuk mengatasi polusi plastik yang mencemari sumber air. CETAFILT menggunakan penyaringan pasir cepat dan karbon aktif granular ini secara efektif menghilangkan partikel dan menyerap polutan kimia.

“Proyek penelitian ini sudah melalui tahap uji di Sungai Code, Sungai Winongo, Sungai Gajahwong, dan Sungai Manunggal dan menunjukan hasilnya mampu menurunkan persentase konsentrasi mikroplastik hingga 88,5% dan nantinya semoga dapat diterapkan pada sungai yang tercemar,” ujar Raisah dan Khanza dengan wajah berbinar menyiratkan kebanggaan. “SMA Negeri 8 Yogyakarta melalui pembelajaran akademik dan kegiatan non akademik seperti kegiatan ekstrakurikuler, keberbakatan, pembentukan karakter siap menggali potensi siswa supaya unggul dan berprestasi,” kata Sri Utari penuh rasa optimis.

Kontributor : =AJ=
Revisi, kritik dan saran isi tulisan silakan hubungi : 0812 273 5546